Apa itu Bullying?

  • Matilda Weissnat, 04 Nov 2025

Bullying dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai penindasan atau risak, dimana bullying merupakan segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain dengan tujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara terus menerus (Wardhana, 2015).

Penyebab

Prasetyo, (2011) dan Coloroso, (2007) menyebutkan beberapa faktor yang menyebabkan bullying terjadi antara lain karena:

  1. Ketidakseimbangan antara kekuatan pelaku bullying dan korban. Contoh ketidakseimbangan kekuatan dapat berupa ukuran badan, kekuatan fisik, kepandaian bicara, jenis kelamin, status sosial, perasaan lebih superior.
  2. Adanya perilaku tidak wajar (penyalahgunaan) ketidakseimbangan kekuatan tersebut dengan cara mengganggu, menyerang secara berulang kali, atau dengan cara mengucilkan (mendiamkan).
  3. Budaya paternalistic. Budaya paternalistic memiliki pandangan lelaki yang hebat adalah lelaki yang tidak takut dengan tindakan kekerasan.
  4. Tidak adanya aksesibel ruang public. Kegiatan gelanggang remaja dapat menjadi tempat menyalurkan kreativitas mereka, jika wadah ini tidak ada maka anak akan menyalurkan ke wadah yang lain.
  5. Korban kekerasan. Unsur balas dendam dapat menjadi faktor penyebab kekerasan yang dilakukan.
  6. Pengaruh lingkungan, budaya dan media. Lingkungan berpengaruh terhadap perkembangan. Lingkungan sekarang ini hampir diwarnai kekerasan dalam menyelesaikan masalah sehingga anak mudah meniru. Adanya siaran media khususnya media elektronik yang menampilkan aneka bentuk kekerasan turut membentuk mental untuk melakukan hal yang sama.